AaGym: Kalau mau sukses, harus inisiatif & proaktif!
Senin, 17 April 2006
Janjian dgn Eko di DT Cipaku mau ketemu Aagym jam 17:30. Masuk sebentar ke ruang sekpim,
ee.. ketemu sohib lama ustad Solikin, spesialis pengusir jin yg sekarang sudah jadi pengusaha. Langsung ke Hendra nanyain aagym apa bisa ditemui sebentar. Setelah diijinkan, kita bertiga bincang sejenak soal kemungkinan kerjasama video on demand utk komunitas di luar negri. Alhamdulillah Aa memberikan respon yang positif. Sayangnya rencana
ke Bandung musti ditunda dulu karena aagym dan rombongan (termasuk kang Dudung bos MQTV) mau berangkat umroh tgl 21 April nanti. Sebelum adzan berkumandang Aa mengajak sholat magrib di bawah. Usai sholat magrib seperti biasa Aa Gym memberikan tausyiah singkat. Intinya, kalau ingin sukses, baik sukses dunia maupun sukses akhirat harus punya sikap inisiatif dan proaktif.
Sekitar jam 18:45 siap-siap ke AlAzhar ndengerin pengajian. Pengajian baru berlangsung
sebentar, hujan turun dengan derasnya. Jamaah di masjid merapat ke dalam, pintu dan jendela
ditutup agar tempias air hujan tidak masuk kedalam. Hujan bertambah lebat, jamaah terus berdatangan
tak peduli hujan yang mengguyur. Tema pengajian kali ini ttg Asmaul Husna ‘Al- Baqi’,
yang maha kekal. Jamaah tampak menyimak dengan penuh perhatian.
Menjelang jam 20:00, hujan perlahan mulai reda.
Pengajian sebenarnya belum selesai, berhubung satu dan lain hal akhirnya
diputuskan untuk pulang duluan.
Malam yg dingin, habis hujan, apalagi yg
terpikir kalau bukan makan yg anget-anget. Pilihan jatuh ke bakso kumis di blok S.
Sudah lama tidak kesini, ternyata sudah berubah menjadi kawasan wisata malam pujasera
yg ditata rapi oleh pemkot Jakarta. Bakso Kumis seperti biasa banyak yg antre. Meja panjangnya
sudah diubah jadi model meja di pujasera. Yg jelas jadi tambah bersih.
Mau makan, lagi-lagi ketemu sohib lama, mas Reza
bos bengkel Hang Tuah warung buncit. Jadilah ngobrol sebentar dengan mas Reza.
Perut kenyang makan bakso tenis dua biji, langsung menuju rumah. Eko turun di jalan dekat terminal Pasar Minggu, mau nerusin perjalanan ke Depok. See you Eko, semoga berhasil bisnisnya!

Selanjutnya adalah : bagaimana agar masjid tsb bisa kita makmurkan khususnya oleh warga sekitar, tidak hanya makmur dari segi pembiayaan pembangunan/bentuk masjid tsb.???
Wallohu a’lam bishshowwab
Comment by Aji — June 7, 2006 @ 8:23 am
Asswrwb, A maaf..bisa nggak saya ktemu Aa….saya dulu mengenal Aa ketika saya masih sma…Saya punya masalah berat sekali yang pada akhirnya sekarang keluarga, usaha, kerja saya pun hancur.
Terimakasih A - Ibu Dian
Daswan
0852-82942629
Comment by daswan — October 21, 2007 @ 3:42 am