Changi memang Canggih
Changi, 30 Jan 2006 menjelang tengah malam waktu Singapore
Tiba di bandara changi, mata langsung ijo melihat stand ‘free internet’. Open space yg disediakan buat mereka yg membutuhkan akses internet. Changi memang pandai memanjakan pengunjungnya. Take off ke Nagoya masih sejam lagi.. yah lumayan buat nge-blog dulu. Tak lupa disempatkan ambil foto-foto. disini banyak pemandangan bagus. Bunga anggrek dimana-mana. Taman bermain untuk anak-anak, tersedia. Nampak seorang bapak main kejar-kejaran ama anaknya. “Michele… come here!” teriak sang bapak. Tapi Michele kecil tetap lari-larian di sepanjang koridor. Hmm. buat anak kecil, Changi seperti surga mini. Bisa lari kemana-mana! Bapak-bapak tidak perlu kuatir anaknya tersesat, karena petugas yg ramah akan dengan sigap membantu.
- Hutan di Changi
Kalo di Jakarta ada ‘hutan kota’, di Changi sudah ada ‘Hutan dalam airport’. Taman asri berukuran besar itu jadi tempat favorit. Pohonnya tinggi menjulang. Ngadem disitu enak juga. Tak jauh dari taman, lampion-lampion merah menghiasi ruangan. Masih suasana Imlek rupanya.
Karpet di Changi tebal, jalan terasa nyaman. Pemandangan indah, mushola yg bersih, apalagi yang kurang? Sampai bolak-balik wira-wiri jalan kesana-kemari. Balik lagi ke taman, di dekatnya ada meja informasi. Tiba-tiba speaker bandara mengumumkan informasi “Telah ditemukan seorang anak, bagi yg merasa kehilangan harap menghubungi bagian information” begitu kira-kira bunyinya. Karena ingin tahu, langsung menghampiri meja informasi. Lho, anak yg hilang itu kan Michele kecil? hihihi michele rupanya kesasar! Tapi enak jadi anak hilang disini, dimanja & digendong ama mbak resepsionis, dikasih permen lagi. Kalo di Cengkareng, yg hilang biasanya bukan anak kecil, tapi TKI dan TKW.
- Michele kecil - anak hilang di Changi
